<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>DediDahsyat.com</title>
	<atom:link href="http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com</link>
	<description>Stop Thinking Start Doing Now…!!!</description>
	<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 01:49:03 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>7 Seni Maksimalkan Daya Tarikmu</title>
		<link>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=662</link>
		<comments>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=662#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 07:01:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[General]]></category>

		<category><![CDATA[kiat hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=662</guid>
		<description><![CDATA[Memiliki kepribadian yang menarik pasti
diidamkan setiap insan. Saya, Anda,
maupun siapa saja. Kehadiran pribadi
yang menarik selalu dinanti-nantikan
banyak orang. Ketiadaannya dirindukan.

Pertanyaannya, kualitas istimewa APA
yang ada pada manusia, yang bisa
membuat orang lain kagum dan terpesona?
Dan&#8230; ANDA-kah orangnya?
Sebagian orang mungkin berpikir hanya
orang-orang yang cantik, ganteng secara
fisik, pintar, atau bahkan kaya yang
memiliki daya tarik? Sebenarnya tidak
demikian!
Setiap orang berpotensi untuk menjadi
seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memiliki kepribadian yang menarik pasti<br />
diidamkan setiap insan. Saya, Anda,<br />
maupun siapa saja. Kehadiran pribadi<br />
yang menarik selalu dinanti-nantikan<br />
banyak orang. Ketiadaannya dirindukan.</strong><br />
<span id="more-662"></span><br />
Pertanyaannya, kualitas istimewa APA<br />
yang ada pada manusia, yang bisa<br />
membuat orang lain kagum dan terpesona?<br />
Dan&#8230; ANDA-kah orangnya?</p>
<p>Sebagian orang mungkin berpikir hanya<br />
orang-orang yang cantik, ganteng secara<br />
fisik, pintar, atau bahkan kaya yang<br />
memiliki daya tarik? Sebenarnya tidak<br />
demikian!</p>
<p>Setiap orang berpotensi untuk menjadi<br />
seorang insan yang memiliki daya tarik<br />
tinggi, menjadi sosok yang dielu dan<br />
diharapkan. Termasuk Kita sendiri!<br />
Pesona Kita bisa ditumbuhkan dan<br />
diciptakan dengan energi positif yang<br />
Kita miliki.</p>
<p>Bagaimana memunculkan aura positif Kita<br />
agar membuat ketertarikan bagi yang<br />
lainnya?</p>
<p>Berikut adalah 7 Seni Memaksimalkan<br />
Daya Tarik:</p>
<p><strong>1. Terus berbuat baik tanpa pernah<br />
menghitungnya</strong></p>
<p>Lakukan kebaikan layaknya menulis di<br />
atas pasir dan pahatlah di batu untuk<br />
setiap kesalahan yang Anda lakukan.</p>
<p>Artinya, lupakan setiap kebaikan Kita<br />
kepada orang lain, tak perlu<br />
menghitung. Sikap seperti ini akan<br />
melatih keikhlasan, dan pada saat<br />
terbiasa, Kita akan merasakan arti puas<br />
yang sejati.</p>
<p><strong>2. Merendahlah Agar Kita Menjadi Tinggi</strong></p>
<p>Orang yang merendah justru banyak<br />
disenangi orang lain. Lain halnya<br />
dengan orang yang sombong, kerendahan<br />
hati merupakan perwujudan dari<br />
toleransi dan memiliki nilai yang<br />
tinggi.</p>
<p>Kerendahan hati dan kedamaian saling<br />
bertautan. Percayalah pada diri<br />
sendiri, dan singkirkan keinginan untuk<br />
selalu ingin membuktikan pada orang<br />
lain.</p>
<p><strong>3. Jagalah Kemurnian</strong></p>
<p>Tampilah &#8216;apa adanya&#8217;. Jadilah diri<br />
sendiri.  Untuk memiliki daya tarik<br />
kita tidak perlu menjadi orang lain.<br />
Menjadi diri sendiri jauh lebih<br />
bernilai ketimbang kita selalu ingin<br />
tampil &#8217;seperti orang lain&#8217;.</p>
<p><strong>4. Jadilah Orang Yang Penuh Minat<br />
</strong><br />
Apa yang Kita katakan pada diri sendiri<br />
tentang kehidupan dan diri Kita<br />
sendiri, dari hari ke hari, adalah efek<br />
yang luar biasa.</p>
<p>Sepanjang waktu, lihatlah diri Kita<br />
sendiri sebagai pribadi yang menarik.<br />
Pertahankan perasaaan itu sejelas<br />
mungkin dalam pikiran.</p>
<p>Dengan sendirinya, &#8216;alam&#8217; akan menarik<br />
segala hal yang penting untuk<br />
menyempurnakan perasaan dan pandangan<br />
Kita itu.</p>
<p>Jadilah orang yang selalu ceria, penuh<br />
harapan, dan buat dunia ini terpikat<br />
pada Kita!</p>
<p><strong>5. Wajah Ceria</strong></p>
<p>Tertawa itu sehat. Buat wajah Kita<br />
selalu ceria.</p>
<p>Saat kita tersenyum, otak akan bereaksi<br />
dan memproduksi endorphin (zat alami<br />
yang memindahkan rasa sakit). Selain<br />
itu, senyuman akan membuat Kita bisa<br />
rileks. Senyuman juga akan menebarkan<br />
kegembiraan pada orang lain.</p>
<p>Tekankan dalam pikiran, saat Kita<br />
bersama orang lain, bahwa senyuman<br />
dapat memperpendek &#8216;jarak&#8217; antar orang<br />
lain.</p>
<p><strong>6. Antusias dan Hasrat</strong></p>
<p>Dua hal ini merupakan ibu yang<br />
melahirkan sukses. Antusias dan hasrat<br />
dapat mendatangkan uang, kekuatan dan<br />
pengaruh. Hal besar tak akan dapat<br />
dicapai tanpa antusias.</p>
<p>Yakin selalu pada apa yang KIta<br />
kerjakan. Kerjakan tiap pekerjaan Kita<br />
dengan penuh cinta. Masukan antusias<br />
dalam pribadi Kita, maka ia akan<br />
menciptakan hal yang luar biasa buat<br />
Kita.</p>
<p><strong>7. Tata Krama</strong></p>
<p>Tingkah laku, kesopanan dan kebaikan<br />
bisa membuat orang lain percaya pada<br />
kita. Tata karma yang baik akan membuat<br />
orang lain merasa nyaman dengan kita.</p>
<p>Tata karma merupakan sumber kesenangan,<br />
memberikan rasa aman, dan ini dilakukan<br />
dengan menunjukan penghormatan pada<br />
oran lain.</p>
<p>Bersikap sopanlah pada setiap orang<br />
yang Kita kenal, tidak peduli status<br />
dan kedudukan mereka. Perlakukanlah<br />
setiap orang dengan tata krama.</p>
<p>Nah, bagaimana Sobat, tidak sulit bukan? <img src='http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>(Oleh-oleh dari Anne Ahira)</p>
<p>Note: Sobat, tolong kasih komentar ya. Terimakasih <img src='http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?feed=rss2&amp;p=662</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>8 Kebohongan Seorang Ibu</title>
		<link>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=659</link>
		<comments>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=659#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 03:34:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[General]]></category>

		<category><![CDATA[kiat hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=659</guid>
		<description><![CDATA[Ibuku Seorang Pembohong ? Sukar untuk orang lain percaya,
tapi itulah yang terjadi, ibu saya memang seorang pembohong!!
Sepanjang ingatan saya sekurang-kurangnya 8 kali ibu membohongi saya.
Saya perlu catatkan segala pembohongan itu untuk dijadikan renungan.

Cerita ini bermula ketika saya masih kecil. Saya lahir sebagai seorang anak lelaki dalam
sebuah keluarga sederhana. Makan minum serba kekurangan.
PEMBOHONGAN IBU YANG PERTAMA.
Kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ibuku Seorang Pembohong ? Sukar untuk orang lain percaya,<br />
tapi itulah yang terjadi, ibu saya memang seorang pembohong!!<br />
Sepanjang ingatan saya sekurang-kurangnya 8 kali ibu membohongi saya.<br />
Saya perlu catatkan segala pembohongan itu untuk dijadikan renungan.</strong><br />
<span id="more-659"></span><br />
Cerita ini bermula ketika saya masih kecil. Saya lahir sebagai seorang anak lelaki dalam<br />
sebuah keluarga sederhana. Makan minum serba kekurangan.</p>
<p>PEMBOHONGAN IBU YANG PERTAMA.<br />
Kami sering kelaparan. Adakalanya, selama beberapa hari kami terpaksa makan ikan asin<br />
satu keluarga.. Sebagai anak yang masih kecil, saya sering merengut. Saya menangis,<br />
ingin nasi dan lauk yang banyak. Tapi ibu pintar berbohong. Ketika makan, ibu sering<br />
membagikan nasinya untuk saya. Sambil memindahkan nasi ke mangkuk saya, ibu berkata :<br />
<strong><em> “Makanlah nak ibu tak lapar.”-</em></strong></p>
<p>PEMBOHONGAN IBU YANG KEDUA.<br />
Ketika saya mulai besar, ibu yang gigih sering meluangkan watu senggangnya untuk pergi<br />
memancing di sungai sebelah rumah. Ibu berharap dari ikan hasil pancingan itu dapat<br />
memberikan sedikit makanan untuk membesarkan kami. Pulang dari memancing,<br />
ibu memasak ikan segar yang mengundang selera. Sewaktu saya memakan ikan itu,<br />
ibu duduk di samping kami dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel<br />
di tulang bekas sisa ikan yang saya makan tadi.Saya sedih melihat ibu seperti itu.<br />
Hati saya tersentuh lalu memberikan ikan yg belum saya makan kepada ibu. Tetapi ibu<br />
dengan cepat menolaknya. Ibu berkata :<strong><em> “Makanlah nak, ibu tak suka makan ikan.”</em></strong></p>
<p>PEMBOHONGAN IBU YANG KETIGA.<br />
Di awal remaja, saya masuk sekolah menengah. Ibu biasa membuat kue untuk dijual sebagai<br />
tambahan uang saku saya dan abang. Suatu saat, pada dinihari lebih kurang pukul 1.30 pagi<br />
saya terjaga dari tidur.. Saya melihat ibu membuat kue dengan ditemani lilin di hadapannya.<br />
Beberapa kali saya melihat kepala ibu terangguk karena ngantuk. Saya berkata : “Ibu, tidurlah,<br />
esok pagi ibu kan pergi ke kebun pula.” Ibu tersenyum dan berkata :<br />
<strong><em>“Cepatlah tidur nak, ibu belum ngantuk.”</em></strong></p>
<p>PEMBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT.<br />
Di akhir masa ujian sekolah saya, ibu tidak pergi berjualan kue seperti biasa supaya dapat<br />
menemani saya pergi ke sekolah untuk turut menyemangati. Ketika hari sudah siang, terik<br />
panas matahari mulai menyinari, ibu terus sabar menunggusaya di luar. Ibu seringkali saja<br />
tersenyum dan mulutnya komat-kamit berdoa kepada allah agar saya lulus ujian dengan<br />
cemerlang. Ketika lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai, ibu dengan segera<br />
menyambut saya dan menuangkan kopi yang sudah disiapkan dalam botol yang dibawanya.<br />
Kopi yang kental itu tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang ibu yang jauh lebih kental.<br />
Melihat tubuh ibu yang dibasahi peluh, saya segera memberikan cawan saya itu kepada ibu<br />
dan menyuruhnya minum. Tapi ibu cepat-cepatmenolaknya dan berkata :<br />
<strong><em>“Minumlah nak, ibu tak haus!!”</em></strong></p>
<p>PEMBOHONGAN IBU YANG KELIMA.<br />
Setelah ayah meninggal karena sakit, selepas saya baru beberapa bulan dilahirkan, ibulah<br />
yang mengambil tugas sebagai ayah kepada kami sekeluarga. Ibu bekerja memetik cengkeh<br />
di kebun, membuat sapu lidi dan menjual kue-kue agar kami tidak kelaparan. Tapi apalah<br />
daya seorang ibu. Kehidupan keluarga kami semakin susah dan susah. Melihat keadaan<br />
keluarga yang semakin parah, seorang tetangga yang baik hati dan tinggal bersebelahan<br />
dengan kami, datang untuk membantu ibu. Anehnya, ibu menolak bantuan itu…<br />
Para tetangga sering kali menasihati ibu supaya menikah lagi agar ada seorang lelaki yang<br />
menjaga dan mencarikan nafkah untuk kami sekeluarga.. Tetapi ibu yang keras hatinya<br />
tidak mengindahkan nasihat mereka. Ibu berkata :<br />
<strong><em>“Saya tidak perlu cinta dan saya tidak perlu laki-laki.”</em></strong></p>
<p>PEMBOHONGAN IBU YANG KEENAM.<br />
Setelah kakak-kakak saya tamat sekolah dan mulai bekerja, ibu pun sudah tua. Kakak-kakak<br />
saya menyuruh ibu supaya istirahat saja di rumah. Tidak lagi bersusah payah untuk mencari<br />
uang. Tetapi ibu tidak mau. Ibu rela pergi ke pasar setiap pagi menjual sedikit sayur untuk<br />
memenuhi keperluan hidupnya. Kakak dan abangyang bekerja jauh di kota besar sering<br />
mengirimkan uang untuk membantu memenuhi keperluan ibu, pun begitu ibu tetap berkeras<br />
tidak mau menerima uang tersebut. Malah ibu mengirim balik uang itu, dan ibu berkata :<br />
<strong><em>“Jangan susah-susah, ibu ada uang.”</em></strong></p>
<p>PEMBOHONGAN IBU YANG KETUJUH.<br />
Setelah lulus kuliah, saya melanjutkan lagi untuk mengejar gelar sarjana di luar negeri.<br />
Kebutuhan saya di sana dibiayai sepenuhnya oleh sebuah perusahaan besar. Gelar sarjana<br />
itu saya sudahi dengan cemerlang, kemudian saya pun bekerja dengan perusahaan yang<br />
telah membiayai sekolah saya di luar negeri. Dengan gaji yang agak lumayan, saya berniat<br />
membawa ibu untuk menikmati penghujung hidupnya bersama saya di luar negeri. Menurut<br />
hemat saya, ibu sudah puas bersusah payah untuk kami. Hampir seluruh hidupnya habis<br />
dengan penderitaan, pantaslah kalau hari-hari tuanya ibu habiskan dengan keceriaan dan<br />
keindahan pula. Tetapi ibuyang baik hati, menolak ajakan saya. Ibu tidak mau menyusahkan<br />
anaknya ini dengan berkata ;<strong><em> “Tak usahlah nak, ibu tak bisa tinggal di negara orang.”-<br />
</em></strong><br />
PEMBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.<br />
Beberapa tahun berlalu, ibu semakin tua. Suatu malam saya menerimaberita ibu diserang<br />
penyakit kanker di leher, yang akarnya telah menjalar kemana-mana. Ibu mesti dioperasi<br />
secepat mungkin. Saya yang ketika itu berada jauh diseberang samudera segera pulang untuk<br />
menjenguk ibunda tercinta. Saya melihat ibu terbaring lemah di rumah sakit, setelah menjalani<br />
pembedahan. Ibu yang kelihatan sangat tua, menatap wajah saya dengan penuh kerinduan.<br />
Ibu menghadiahkan saya sebuah senyuman biarpun agak kaku karena terpaksa menahan sakit<br />
yang menjalari setiap inci tubuhnya.</p>
<p>Saya dapat melihat dengan jelas betapa kejamnya penyakit itu telah menggerogoti tubuh ibu,<br />
sehingga ibu menjadi terlalu lemah dan kurus..Saya menatap wajah ibu sambil berlinangan air mata.<br />
Saya cium tangan ibu kemudian saya kecup pula pipi dan dahinya. Di saat itu hati saya terlalu pedih,<br />
sakitsekali melihat ibu dalam keadaan seperti ini. Tetapi ibu tetaptersenyum dan berkata :<br />
<strong><em>“Jangan menangis nak, ibu tak sakit.”</em></strong></p>
<p>Setelah mengucapkan pembohongan yang kedelapan itu, ibunda tercinta menutup matanya<br />
untuk terakhir kali. Dibalik kebohongannya, tersimpan cintanya yang begitu besar bagi anak2nya.<br />
Anda beruntung karena masih mempunyai orangtua… Anda boleh memeluk dan menciumnya.<br />
Kalau orangtua anda jauh dari mata, anda boleh menelponnya sekarang, dan berkata,<br />
“Ibu/Ayah, saya sayang ibu/ayah.” Tapi tidak saya lakukan, hingga kini saya diburu rasa bersalah<br />
yang amat sangat karena biarpun saya mengasihi ibu lebih dari segala-galanya, tapi tidak pernah<br />
sekalipun saya membisikkan kata-kata itu ke telinga ibu, sampailah saat ibu menghembuskan nafasnya<br />
yang terakhir.Ibu, maafkan saya. Saya sayang ibu…….</p>
<p>Bagaimana sobat&#8230;?!</p>
<p>(Oleh-oleh dari Seseorang)</p>
<p>Note: Sobat, tolong kasih komentar ya. Terimakasih <img src='http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?feed=rss2&amp;p=659</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cinta Yang Sempurna</title>
		<link>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=652</link>
		<comments>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=652#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2010 04:36:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[General]]></category>

		<category><![CDATA[kiat hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=652</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai,
Ketika kita berada di tempatpada saat yang tepat,
Itulah kesempatan. Ketika kita bertemu dengan seseorang
yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan,
Itupun adalah kesempatan.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala
kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih
bersama dengan seseorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai,<br />
Ketika kita berada di tempatpada saat yang tepat,<br />
Itulah <em>kesempatan</em>. Ketika kita bertemu dengan seseorang<br />
yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu<em> kesempatan</em>.<br />
Bertemu dalam suatu peristiwa<em> </em>bukanlah pilihan,<br />
Itupun adalah<em> kesempatan</em>.</strong><br />
<span id="more-652"></span><br />
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala<br />
kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih<br />
bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan.<br />
Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik,<br />
lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya,<br />
Itulah <em><strong>pilihan.<br />
</strong></em><br />
Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati<br />
yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa,<br />
Ada suatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat : “Nasib membawa kita bersama,<br />
tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil” Pasangan<br />
jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan<br />
hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau<br />
ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak… Kita mungkin kebetulan<br />
bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita,<br />
Adalah <strong><em>pilihan yang harus kita lakukan</em></strong>.</p>
<p>Kita ada di dunia<strong> <em>bukan</em></strong> untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai <strong>TETAPI </strong><br />
untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan<strong><em> cara yang sempurna..</em></strong></p>
<p>Bagaimana sobat&#8230;?!</p>
<p>(Oleh-oleh dari Seseorang)</p>
<p>Note: Sobat, tolong kasih komentar ya. Terimakasih <img src='http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?feed=rss2&amp;p=652</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kita Butuh Entrepreneur..!!!</title>
		<link>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=636</link>
		<comments>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=636#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 03:41:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Mindset Seorang Entrepreneur]]></category>

		<category><![CDATA[Kiat Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=636</guid>
		<description><![CDATA[Seorang yang memiliki daya kreasi dan inovasi untuk merubah barang
yang tidak berguna menjadi bernilai, merubah sampah menjadi pupuk
organik yang bermanfaat, merubah kebiasaan dari sekedar brosing
untuk suka-suka dirubah menjadi kegiatan bisnis yang bernilai,
merubah product open source menjadi product yang bisa membantu
banyak orang dan bisa digunakan dengan mudah sehingga menjadi bernilai
dan laku dijual.

Berani mengambil resiko dari setiap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seorang yang memiliki daya kreasi dan inovasi untuk merubah barang<br />
yang tidak berguna menjadi bernilai, merubah sampah menjadi pupuk<br />
organik yang bermanfaat, merubah kebiasaan dari sekedar brosing<br />
untuk suka-suka dirubah menjadi kegiatan bisnis yang bernilai,<br />
merubah product open source menjadi product yang bisa membantu<br />
banyak orang dan bisa digunakan dengan mudah sehingga menjadi bernilai<br />
dan laku dijual.<br />
</strong><span id="more-636"></span><br />
Berani mengambil resiko dari setiap kegiatan, penelitian, riset dalam rangka membuat<br />
produk baru, menemukan cara baru, mendapatkan jawaban baru dari setiap masalah<br />
yang muncul disekelilingnya.</p>
<p>Tanggap terhadap perubahan, tidak mudah menyerah, selalu punya alternatif penyelesaian,<br />
tidak menyalahkan keadaan, tidak menyalahkan takdir.</p>
<p>Tidak takut rugi, tidak takut salah, tapi takut kalau tidak melakukan kegiatan, takut kalau<br />
hidupnya hanya menjadi beban, hanya bisa meminta, hanya bisa menunggu dari perubahan<br />
itu sendiri. Enterpreneur turut andil dalam sejarah perubahan.</p>
<p><em><strong>Mengapa Negeri tercinta ini sedikit Entrepreneur</strong></em></p>
<p>Ini mungkin hasil penjajahan yang terlalu lama, selalu diberi ikan bukan diberi kail dan<br />
jala oleh para pemimpin, para orang tua, para dosen dan guru di sekolah. Kebanyakan<br />
orang tua kita petani, dan pegawai negeri, pegawai negeri itu masuk zona aman, kerja<br />
dapat gaji, tidak kerja juga dapat gaji. Sekolah kita hanya mendidik jadi orang yang pintar<br />
teori, tapi seditik sekali praktek, pinter debat tapi kurang kerja nyata.</p>
<p>Kebanyakan dari kita bermental karyawan, bermental buruh, bukan salahnya tapi keadaan,<br />
lingkungan, kultur yang telah menempatkan pegawai adalah pekerjaan yang palin aman,<br />
pegawai negeri adalah impian setiap orang tua.</p>
<p>Yang paling parah adalah tidak mudah menjadi pengusaha, buruh demo naik gaji, sementara<br />
kinerja para buruh belum maksimal, perijinan yang sulit, mencari modal juga sulit, apalagi<br />
tidak punya jaminan.</p>
<p>Mungkin kita bertanya kenapa banyak orang mencari kerja di luar negeri, di Taiwan, di Malaysia,<br />
Hongkong, Singapore. Itu Karena di Indonesia sedikit lowongan kerja, kalaupun toh ada gaji<br />
buruh di Indonesia terlalu minim.</p>
<p>Ini disebabkan karena  sedikit entrepreneur yang bisa menciptakan lapangan kerja<br />
di dalam negeri. Bila saat ini memang tak bisa memberikan pekerjaan, kita perlu bekali kaum<br />
muda kemampuan menciptakan lapangan kerja baru, membuat sesuatu yang baru dengan<br />
memaksimalkan yang sudah ada. Entrepreneur tidak hanya menolong mereka yang menganggur<br />
tapi menciptakan kesejahteraan masyarakat, lingkungan dan bangsa. Dan, kehadiran mereka<br />
lebih dibutuhkan dalam pemanfaatan sumber daya alam bagi kemakmuran rakyat.</p>
<p>Bagaimana sobat&#8230;?!</p>
<p>(Oleh-oleh dari Sumintar)</p>
<p>Note: Sobat, tolong kasih komentar ya. Terimakasih <img src='http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?feed=rss2&amp;p=636</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Prasangka Buruk..?! No Way..!!!</title>
		<link>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=619</link>
		<comments>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=619#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 03:35:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[General]]></category>

		<category><![CDATA[kiat hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=619</guid>
		<description><![CDATA[Sobat, dari segi agama apapun yang ada di muka bumi ini, berprasangka buruk adalah sesuatu yang dilarang.
Bahaya lain selain dosa yang kita dapatkan, dengan prasangka buruk malah akan menambah buruk keadaan, membuat motivasi turun, dan menghalangi jalan kita menuju keberhasilan.
Mungkin kita akan mengatakan bahwa yang kita lakukan bukanlah prasangka buruk, Anda akan menunjukan segudang bukti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sobat, dari segi agama apapun yang ada di muka bumi ini, berprasangka buruk adalah sesuatu yang dilarang.<br />
Bahaya lain selain dosa yang kita dapatkan, dengan prasangka buruk malah akan menambah buruk keadaan, membuat motivasi turun, dan menghalangi jalan kita menuju keberhasilan.</strong></p>
<p><span id="more-619"></span>Mungkin kita akan mengatakan bahwa yang kita lakukan bukanlah prasangka buruk, Anda akan menunjukan segudang bukti tentang keburukan orang lain. Namun bisa saja keburukan orang lain itu berkat diri kita sendiri juga. Menurut <em>Hukum</em> <em>Daya Tarik</em>, pikiran kita akan menarik berbagi hal yang kita pikirkan. Jika kita pikirkan tentang keburukan seseorang, maka kita secara tidak sadar menarik berbagai keburukan lagi.</p>
<p>Bagaimana jika orang yang sangka buruk sikapnya tersebut benar-benar buruk? <strong><em>Tidak jadi masalah</em></strong>. Hukum Daya Tarik mengatakan bahwa pikiran kita akan menarik hal-hal yang sama, mirip, atau berkaitan dengan apa yang ada di pikiran kita. Berarti hal-hal yang bertentangan akan menjauh dari kita. Jika kita dikelilingi oleh orang yang buruk sifat maupun akhlaqnya, maka kita harus instropeksi, jangan-jangan kita juga bagian dari mereka.</p>
<p>Sobat, coba kita terapkan <strong><em>tindakan-tindakan ini</em></strong> guna Mencegah Prasangka Buruk:</p>
<p><strong><em>Berfikir Positif</em></strong>. Dengan berfikir positif, kita akan selalu dapat melihat kebaikan orang lain sehingga menghindarkan kita dari prasangka buruk. Dengan selalu melihat kebaikan orang lain, kita pun akan berteman dengan orang-orang yang baik pula.</p>
<p><strong><em>Lengkapi Informasi</em></strong>. Sebelum menuduh seseorang, coba berfikir ulang, apakah info yang anda dapat sudah pasti kebenarannya. Mengecek dengan teliti benar atau tidaknya dugaan kita terhadap orang lain, akan sangat membantu menghilangkan prasangka buruk kepada orang tersebut.</p>
<p><strong><em>Perluas Pergaulan</em></strong>. Carilah teman sebanyak mungkin, jangan membatasi pergaulan hanya dengan orang-orang tertentu. Dengan pergaulan yang luas dan beragam, akan terbuka pikiran dan wawasan tentang segala hal yang ada di sekitar kita. Kitapun akan lebih mudah beradaptasi dan bertoleransi dengan orang lain.</p>
<p><strong><em>Perbanyak Kegiatan.</em></strong> Isi waktu dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat. Ini agar tidak ada waktu yang terbuang percuma sekaligus mencegah timbulnya pikiran-pikiran negatif.</p>
<p><strong><em>Tingkatkan Ibadah.</em></strong> Mendekatkan diri pada Tuhan dengan semakin meningkatkan kualitas ibadah merupakan salah satu cara yang efektif untuk menepis prasangka buruk serta membuat hati kita bersih dan damai.</p>
<p>Sobat, Mulailah berpikir positif terhadap orang lain, yaitu dengan <strong><em>berprasangka baik.</em></strong> Anda akan menemukan keajaiban bahwa kita juga akan melihat segudang bukti kalau orang tersebut memang baik. Dengan berprasangka baik kita akan <em>menarik</em> hal-hal yang baik dari orang tersebut. Bayangkan jika kita selalu berprasangka baik terhadap orang-orang yang ada di sekitar kita, maka kita akan dikelilingi oleh orang-orang yang baik.</p>
<p>Oleh karena itu mulai sekarang, marilah kita kurangi prasangka buruk terhadap sesama, termasuk untuk diri kita sendiri.</p>
<p>Bagaimana sobat&#8230;?!</p>
<p>(Oleh-oleh dari Motivasi Islami)</p>
<p>Note: Sobat, tolong kasih komentar ya. Terimakasih <img src='http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?feed=rss2&amp;p=619</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Doa Seorang Ayah</title>
		<link>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=595</link>
		<comments>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=595#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 10:14:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[General]]></category>

		<category><![CDATA[kiat hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=595</guid>
		<description><![CDATA[Seorang Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan
daripada dirinya dalam menghadapi hidup, lebih tidak tergantung
pada siapapun kecuali kepada-NYA.
Tuhanku, jadikanlah anakku
seorang yang cukup kuat mengetahui kelemahan dirinya
berani menghadapi kala ia takut
yang bangun dan tidak runduk dalam kekalahan yang tulus
serta rendah hati dan penyantun dalam kemenangan
Oh Tuhan, jadikanlah anakku
seorang yang tahu akan adanya Engkau
dan mengenal dirinya, sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seorang Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan<br />
daripada dirinya dalam menghadapi hidup, lebih tidak tergantung<br />
pada siapapun kecuali kepada-NYA.</strong></p>
<p><span id="more-595"></span>Tuhanku, jadikanlah anakku<br />
seorang yang cukup kuat mengetahui kelemahan dirinya<br />
berani menghadapi kala ia takut<br />
yang bangun dan tidak runduk dalam kekalahan yang tulus<br />
serta rendah hati dan penyantun dalam kemenangan</p>
<p>Oh Tuhan, jadikanlah anakku<br />
seorang yang tahu akan adanya Engkau<br />
dan mengenal dirinya, sebagai dasar segala pengetahuan</p>
<p>Ya Tuhan, bimbinglah ia<br />
bukan di jalan yang gampang dan mudah<br />
tetapi di jalan penuh desakan, tantangan dan kesukaran<br />
Ajarilah ia: agar ia sanggup berdiri tegak di tengah badai<br />
dan belajar mengasihi mereka yang tidak berhasil</p>
<p>Ya Tuhan, jadikanlah anakku<br />
seorang yang berhati suci, bercita-cita luhur<br />
sanggup memerintah dirinya sebelum memimpin orang lain<br />
mengejar masa depan tanpa melupakan masa lalu</p>
<p>Sesudah semuanya membentuk dirinya<br />
aku mohon ya Tuhan<br />
Rahmatilah ia, dengan rasa humor<br />
sehingga serius tak berlebihan<br />
berilah kerendahan hati, kesederhanaan dan kesabaran</p>
<p>Ini semua ya Tuhan<br />
dari kekuatan dan keagungan Mu itu<br />
jika sudah demikian Tuhanku<br />
beranilah aku berkata:<br />
<strong><em>&#8220;Tak sia-sia hidup sebagai bapaknya&#8221;</em></strong></p>
<p>Bagaimana sobat&#8230;?!</p>
<p>(Oleh-oleh dari biografi Mac Arthur)</p>
<p>Note: Sobat, tolong kasih komentar ya. Terimakasih <img src='http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?feed=rss2&amp;p=595</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengeluh&#8230;?! #*@%$&#8230;</title>
		<link>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=584</link>
		<comments>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=584#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 07:16:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[General]]></category>

		<category><![CDATA[kiat hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=584</guid>
		<description><![CDATA[Hidup adalah hadiah yang diberikanNYA kepada kita.
Kadang sesuai apa yang kita harapkan. Kadang tidak sesuai
dengan apa yang kita harapkan &#8220;menurut kaca mata kita&#8221;.

Nah, Yang tidak sesuai dengan harapan itulah kebanyakan menimbulkan
keluhan-keluhan yang akan merusak pikiran kita.
Sobat, inilah beberapa langkah agar kita tidak selalu mengeluh, mengeluh
dan mengeluh&#8230;
Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Fikirkan tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hidup adalah hadiah yang diberikanNYA kepada kita.<br />
Kadang sesuai apa yang kita harapkan. Kadang tidak sesuai<br />
dengan apa yang kita harapkan <em>&#8220;menurut kaca mata kita&#8221;.</em></strong><br />
<span id="more-584"></span><br />
Nah, Yang tidak sesuai dengan harapan itulah kebanyakan menimbulkan<br />
keluhan-keluhan yang akan merusak pikiran kita.</p>
<p>Sobat, inilah beberapa langkah agar kita tidak selalu mengeluh, mengeluh<br />
dan mengeluh&#8230;</p>
<p>Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik,<br />
Fikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali.</p>
<p>Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan,<br />
Fikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.</p>
<p>Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,<br />
Fikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.</p>
<p>Sebelum kita mengeluh bahwa kita buruk,<br />
Fikirkan tentang seseorang yang berada pada keadaan yang terburuk di dalam hidupnya.</p>
<p>Sebelum mengeluh tentang suami atau isteri anda,<br />
Fikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidupnya.</p>
<p>Hari ini sebelum kita mengeluh tentang hidup,<br />
Fikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.</p>
<p>Sebelum kita mengeluh tentang anak-anak kita,<br />
Fikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.</p>
<p>Sebelum kita mengeluh tentang rumah yang kotor kerana pembantu tidak mengerjakan tugasnya,<br />
Fikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.</p>
<p>Dan di saat kita letih dan mengeluh tentang pekerjaan,<br />
Fikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti kita.</p>
<p>Sebelum kita menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,<br />
Ingatlah bahawa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.</p>
<p>Dan ketika kita sedang bersedih dan hidup dalam kesusahan,<br />
Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Allah bahwa kita masih hidup !</p>
<p>Seperti pada salah satu sajak-nya <em><strong>WS. Rendra&#8230;</strong></em></p>
<p>Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh.<br />
Hidup adalah untuk mengolah hidup.<br />
Bekerja membalik tanah.<br />
Memasuki rahasia langit dan samodra.<br />
Serta mencipta dan mengukir dunia.<br />
Kita menyandang tugas.<br />
Karena tugas adalah tugas.<br />
Bukan demi sorga atau neraka.<br />
Tapi demi kehormatan manusia.<br />
Karena sesungguhnyalah kita bukan debu.<br />
Meski kita sudah reyot, tua renta dan kelabu.<br />
Kita adalah kepribadian.<br />
Dan harga kita adalah kehormatan kita.<br />
Tolehlah lagi ke belakang.<br />
Ke masa silam yang tak seorang pun kuasa menghapusnya</p>
<p>Bagaimana sobat?! Masih Mengeluh kah&#8230;?!</p>
<p>(Oleh-oleh dari Renungan kalbu)</p>
<p>Note: Sobat, tolong kasih komentar ya. Terimakasih <img src='http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?feed=rss2&amp;p=584</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>10 Pertanyaan Jadi Miliarder</title>
		<link>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=575</link>
		<comments>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=575#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 03:15:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cara Jitu Menjadi Entrepreneur]]></category>

		<category><![CDATA[Kiat Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=575</guid>
		<description><![CDATA[Bayangkan, harta Rp 500 triliun. Jika disebut lengkap 500.000.000.000.000. Itulah kekayaan Carlos Slim Helu, taipan nomor wahid di dunia seperti dirilis oleh majalah Forbes.

Bayangkan, apa yang bisa anda lakukan dengan kekayaan sebesar itu. Tentu banyak sekali yang bisa diperbuat.
Nah, apakah anda bermimpi masuk dalam jajaran  1000 orang kaya atau setidaknya apakah anda dilahirkan sebagai sosok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bayangkan, harta Rp 500 triliun. Jika disebut lengkap 500.000.000.000.000. Itulah kekayaan </strong><strong><em>Carlos Slim Helu</em>, taipan nomor wahid di dunia seperti dirilis oleh majalah Forbes.</strong><br />
<span id="more-575"></span><br />
Bayangkan, apa yang bisa anda lakukan dengan kekayaan sebesar itu. Tentu banyak sekali yang bisa diperbuat.</p>
<p>Nah, apakah anda bermimpi masuk dalam jajaran  1000 orang kaya atau setidaknya apakah anda dilahirkan sebagai sosok calon miliarder. Sebelum anda menyiapkan strategi serius menuju pertumbuhan dan menghadapi semua tantangan, anda perlu menjawab setidaknya 10 pertanyaan berikut ini.</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan itu diinspirasi oleh sejumlah psikolog yang pernah menangani para pembesar dunia. Di antaranya adalah Debra Condren, yang telah bekerja di perusahaan raksasa Cevron, Hewlett-Packard dan 3M. Kemudian, David Ballard, kepala asosiasi Psikolog Amerika, serta Joan Kane, psikolog Manhattan yang menangani banyak eksekutif tingkat tinggi.</p>
<p>Berikut ini pertanyaan yang mereka ajukan sebelum anda menjadi miliarder.<br />
<strong><em><br />
1. Mengapa punya tujuan besar?</em></strong><br />
Petakan tujuan jangka panjang untuk bisnis anda sebelum anda mengubah kecepatan roda gigi untuk mendorong pertumbuhan.</p>
<p><strong><em>2. Bagaimana anda melihat sekeliling? </em></strong><br />
Sosok bintang seperti Bill Gates dan Sam Walton adalah sosok revolusioner yang bisa jadi panutan. Seorang miliarder harus bisa mentransformasikan dan memunculkan ide-de baru. Itu butuh kecerdasan, kegigihan dan keberuntungan.</p>
<p><strong><em>3. Apakah anda bisa mengelola ambiguitas?</em></strong><br />
Sosok pengusaha yang sukses bisa melihat hutan data belantaran yang saling bertentangan. Direktur Operasional mungkin ingin ekspansi ke Asia, tapi Direktur Pemasaran beranggapan masih prematur. Menghadapi situasi ini,  pengusaha bisa menentukan pilihan mengambil putusan yang tepat.</p>
<p><strong><em>4. Apakah anda terinspirasi oleh kreativitas?</em></strong><br />
Banyak pengusaha mulai dari kreativitas awal. Tapi imajinasi seperti itu bisa dijalankan ketika tiba saatnya untuk menginstalnya dalam sistem dan proses yang diperlukan untuk mengakomodasi pertumbuhan.</p>
<p><strong><em>5. Apakah siap membuat keputusan berat?</em></strong><br />
Tentu, saudara dan teman baik membantu anda di awal bisnis. Tetapi, mereka mungkin kurang berguna ketika bisnis tumbuh. Jika anda merasa tidak nyaman untuk mengganti mereka, maka perusahaan akan tetap kecil.</p>
<p><strong><em>6. Apakah bisa tampil ke publik?</em></strong><br />
Perusahaan yang besar butuh publik figur. Sosok pengusaha yang kerap tampil lebih mudah memiliki waktu ketimbang mereka yang menghindar dari sorotan. Jika anda tak suka bicara di depan umum, tapi masih ingin tumbuh, anda bisa percayakan pada orang lain sebagai juru bicara.</p>
<p><strong><em>7. Apakah anda bisa membuat kesepakatan?</em></strong><br />
Dalam kebanyakan kasus, semakin besar bisnis anda, maka semakin banyak pula masukan yang anda butuhkan dari orang-orang di sekitar. Pengusaha yang selalu berpikir dengan cara saya, maka siap-siap saja kalau tetap kecil.</p>
<p><strong><em>8. Apakah anda bisa mendelegasikan?</em></strong><br />
Semakin besar perusahaan anda, semakin sedikit waktu yang anda miliki untuk berinteraksi dengan karyawan. Karenanya, anda tidak akan selalu tahu perkembangan semua departemen. Jika anda tidak dapat mendelegasikan, lupakan soal pertumbuhan.</p>
<p><strong><em>9. Bisakah anda bekerja pada hari Natal atau Lebaran?</em></strong><br />
Perjalanan menuju puncak perlu pengorbanan. Anda mungkin akan kehilangan acara-acara keluarga, bahkan anda mungkin akan merindukan mereka karena kesibukan pekerjaan yang luar biasa.</p>
<p><strong><em>10. Bisakah anda hidup terisolasi?</em></strong><br />
Menjadi miliarder bisa kesepian. Teman bisa muncul dari mana saja, namun hubungan yang hangat sulit dikembangkan. Sosok milyarder bisa mengendus adanya parasit, namun bisa menumbuhkan kesetiaan orang dalam yang bisa dipercaya.</p>
<p>Bagaimana sobat?! Sudah siap jadi miliarder kah&#8230;?!</p>
<p>(Oleh-oleh dari Viva News)</p>
<p>Note: Sobat, tolong kasih komentar ya. Terimakasih <img src='http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?feed=rss2&amp;p=575</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>5 Miliarder Dunia Hidup Sederhana</title>
		<link>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=568</link>
		<comments>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=568#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 02:55:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[General]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=568</guid>
		<description><![CDATA[Setidaknya satu kali dalam hidup, pernahkah Anda berfantasi menjadi orang yang bergelimang harta? So, Apa yang akan Anda lakukan dengan uang miliaran-triliunan di tangan Anda?

Memang tidak sedikit jumlah orang kaya di planet ini. Namun percaya atau tidak, masih ada di antara orang-orang kaya dunia tersebut yang hidup relatif normal, dalam arti hidup seperti orang kebanyakan.
Rahasia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Setidaknya satu kali dalam hidup, pernahkah Anda berfantasi menjadi orang yang bergelimang harta? So, Apa yang akan Anda lakukan dengan uang miliaran-triliunan di tangan Anda?</strong><br />
<span id="more-568"></span><br />
Memang tidak sedikit jumlah orang kaya di planet ini. Namun percaya atau tidak, masih ada di antara orang-orang kaya dunia tersebut yang hidup relatif normal, dalam arti hidup seperti orang kebanyakan.</p>
<p>Rahasia &#8220;kotor&#8221; dari orang-orang kaya bersahaja ini adalah bahwa mereka tidak bertingkah laku seperti orang kaya. Mereka sibuk berhemat dan berinvestasi demi masa depan, daripada menghambur-hamburkan uang hanya untuk kepentingan sesaat.</p>
<p>Coba simak beberapa orang kaya bersahaja di dunia berikut ini, seperti dikutip dari laman San Francisco Chronicle, Kamis 1 April 2010.</p>
<p><strong>1. Warren Buffett</strong><br />
Buffett adalah seorang investor sukses, pebisnis, sekaligus filantropis, dan pemilik Berkshire Hathaway. Namun, rahasia sebenarnya dari kekayaan pribadi Buffett mungkin adalah kegemarannya untuk berhemat. Pemilik harta kekayaan senilai US$47 miliar ini menjauhi rumah dan benda-benda mewah. Bersama istrinya, pria 79 tahun ini masih tinggal di rumah sederhana mereka di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat yang mereka beli dengan harga US$31.500, lebih dari 50 tahun lalu. Meski Buffett sering menikmati hidangan di restoran terbaik di berbagai belahan dunia, bila disodori pilihan, Buffett akan lebih memilih burger dan kentang goreng beserta Coke cherry dingin. Saat ditanya mengapa dia tidak memiliki sebuah kapal pesir, Buffett menjawab: &#8220;Kebanyakan mainan cuma menimbulkan rasa nyeri di leher.&#8221;</p>
<p><strong>2. Carlos Slim</strong><br />
Nama Carlos Slim belum terlalu dikenal orang bila dibandingkan dengan nama-nama besar macam Bill Gates. Namun, pria warga Meksiko ini baru saja dikukuhkan sebagai orang paling kaya sejagat, mengalahkan pendiri Microsoft tersebut. Kekayaan Slim bernilai lebih dari US$53 miliar. Meski dia bisa membeli berbagai barang mewah duniawi, Slim hampir tidak pernah memanfaatkan kesempatan itu. Seperti Buffett, Slim tidak memiliki kapal pesiar atau pesawat, dan tetap menghuni rumah yang sama sejak 40 tahun lalu.</p>
<p><strong>3. Ingvar Kamprad</strong><br />
Kamprad, pendiri ritel furnitur terkemuka asal Swedia, Ikea. Bagi Kamprad, mencari cara untuk menghemat uang bukan hanya persoalan konsumennya, tetapi juga menjadi nilai berharga bagi dirinya sendiri. Kamprad pernah berujar, &#8220;Orang-orang Ikea tidak mengendarai mobil mencolok atau tinggal di hotel-hotel mewah.&#8221; Aturan tersebut berlaku juga bagi dirinya, pendiri perusahaan ritel Ikea. Dia sering menggunakan kereta untuk mengurus bisnisnya yang tersebar di mana-mana. Untuk urusan di dalam kota, Kampard cukup memanfaatkan bus kota atau mengendarai mobilnya yang telah berumur 15 tahun, sebuah Volvo 240 GL.</p>
<p><strong>4. Chuck Feeney</strong><br />
Feeney tumbuh besar sebagai seorang keturunan Amerika-Irlandia saat terjadi Depresi Besar di Amerika Serikat. Faktor itu bisa jadi mempengaruhi gaya hidup hemat pria kelahiran 23 April 1931 ini. Dengan motto pribadi &#8220;Saya ditakdirkan untuk bekerja keras, bukan untuk menjadi orang kaya,&#8221; salah seorang pendiri Duty Free Shoppers ini diam-diam menjadi seorang miliuner dunia.</p>
<p>Namun, hal lain yang juga dilakukan diam-diam adalah bahwa Feeney memberikan nyaris semua kekayaannya ke yayasan kemanusiaan, Atlantic Philanthropies. Selain memberikan lebih dari US$600 miliar ke almamater Cornell University, dia juga menyumbangkan miliaran dolar ke berbagai sekolah, rumah sakit, dan badan penelitian. Feeney bahkan mengalahkan Buffett dan Kamprad dalam &#8220;kategori donasi&#8221;.</p>
<p>Pemakai rutin fasilitas transportasi umum ini juga selalu terbang menggunakan kelas ekonomi, membeli pakaian dari toko ritel, dan tidak menghamburkan uang hanya untuk membeli rak sepatu besar. &#8220;Kita hanya bisa mengenakan satu pasang sepatu dalam satu kali kesempatan,&#8221; katanya. Dia juga membesarkan anak-anaknya dengan cara normal, yakni dengan meminta mereka bekerja paruh waktu saat musim panas seperti yang dilakukan anak-anak remaja di Amerika.</p>
<p><strong>5. Frederik Meijer</strong><br />
Toko-toko kelontong Meijer banyak tersebar di Midwest, Amerika Serikat. Nilai kekayaan Meijer mencapai lebih dari US$5 miliar, dan hampir separuh dari kekayaan itu justru ditimbun saat pendapatan bersih bisnis Meijer anjlok pada 2009.<br />
Seperti Buffett, Meijer membeli mobil dengan harga logis dan mengendarai mobil-mobil itu sampai tidak bisa digunakan lagi. Seperti Kamprad, Meijer memilih motel-motel biasa saat bepergian untuk urusan bisnis. Dan seperti Chuck Feeney, Meijer fokus pada sesuatu yang bisa diberikan pada masyarakat, dan bukan memboroskan uang untuk kepentingan pribadi.</p>
<p>Bagaimana kalau kita kaya raya seperti mereka? Bisa ga ya hidup sederhana?!</p>
<p>(Oleh-oleh dari Viva News)</p>
<p>Note: Sobat, tolong kasih komentar ya. Terimakasih <img src='http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?feed=rss2&amp;p=568</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gak Perlu Kerja Keras Lah&#8230;!!!</title>
		<link>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=561</link>
		<comments>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=561#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 17:36:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Mindset Seorang Entrepreneur]]></category>

		<category><![CDATA[Kiat Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?p=561</guid>
		<description><![CDATA[Para Pelaku bisnis, konsultan maupun praktisi bidang apapun sepakat
bahwa dalam hidup ini kita harus &#8220;bekerja keras&#8221; untuk mencapai sesuatu.
Ketika sebagian orang menyanggah statement tersebut, para praktisi
apapun itu namanya menambah dengan kata &#8220;kerja cerdas&#8221; bukan hanya
kerja keras.

Bullshit&#8230;!!!
Tidak ada istilah kerja keras ataupun kerja cerdas&#8230;!!!
Kerja keras?!
kata tersebut seolah-olah identik dengan keterpaksaan, banting tulang
dan hal-hal yang sangat tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Para Pelaku bisnis, konsultan maupun praktisi bidang apapun sepakat<br />
bahwa dalam hidup ini kita harus <em>&#8220;bekerja keras</em>&#8221; untuk mencapai sesuatu.<br />
Ketika sebagian orang menyanggah statement tersebut, para praktisi<br />
apapun itu namanya menambah dengan kata &#8220;</strong><strong><em>kerja cerdas</em>&#8221; bukan hanya<br />
kerja keras.</strong><br />
<span id="more-561"></span><br />
Bullshit&#8230;!!!</p>
<p><strong><em>Tidak ada istilah kerja keras ataupun kerja cerdas&#8230;!!!</em></strong></p>
<p>Kerja keras?!<br />
kata tersebut seolah-olah identik dengan keterpaksaan, banting tulang<br />
dan hal-hal yang sangat tidak menyenangkan untuk dilakukan.</p>
<p>Kerja cerdas?!<br />
Kata tersebut seolah-olah identik dengan hal-hal yang memeras pikiran<br />
dan tidak berlaku bagi orang-orang yang <em>&#8220;telmi&#8221;</em> alias telat mikir.</p>
<p>Yang benar-benar ada hanyalah <strong><em>&#8220;lakukan pekerjaan dan nikmati&#8230;!!!&#8221;</em></strong></p>
<p>Jika seseorang sudah <strong><em>menikmati</em></strong> suatu pekerjaan, tidak ada kerja keras<br />
ataupun kerja cerdas. Yang ada hanyalah dia menikmati pekerjaan itu.<br />
Kalau sudah begitu tidak ada lagi kata capek, malas dan kata sifat negatif<br />
lainnya&#8230;karena dia sudah benar-benar <strong><em>enjoy</em></strong>..!!!</p>
<p>Ingat, seorang pelaku bisnis atau praktisi lainnya tidak boleh ada tekanan<br />
apapun dalam mengerjakan aktivitasnya.<br />
Bagaimana agar tidak mendapat tekanan?<br />
Hanya ada satu jawaban&#8230;..yaitu <strong><em>Nikmati pekerjaan atau aktivitas itu&#8230;!!</em></strong><br />
Nikmati setiap proses yang kita lakukan pada setiap tarikan nafas kita.</p>
<p>Nah, ini <em>tanda-tanda</em> kalau kita sudah menikmati pekerjaan:<br />
- Selalu mengerjakan dengan hati senang dan gembira<br />
- kalau ada seseorang melarang, maka kita akan tersinggung bahkan marah<br />
- selalu mengerjakan seolah-olah sedang melakukan hobby<br />
- hidup hampa tanpa mengerjakan aktivitas tersebut</p>
<p><em>Sobat</em>, Kalau kita belum bisa menikmati pekerjaan dengan tanda-tanda tadi&#8230;<br />
Ya&#8230;<strong><em>kita ganti pekerjaan yang bener-bener kita akan menikmatinya..!!!<br />
</em></strong></p>
<p>Seperti kata sebuah iklan&#8230;<strong><em>&#8220;Enjoy Aja..!!!&#8221;</em></strong></p>
<p>Bagaimana&#8230;?!</p>
<p>(Oleh-oleh dari Om Bob Sadino)</p>
<p>Note: Sobat, tolong kasih komentar ya. Terimakasih <img src='http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedidahsyat.com.805.masterwebnet.com/?feed=rss2&amp;p=561</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
